STUDY CLUB, CARA BELAJAR ANTI-MAINSTREAM MAHASISWA PGSD

Terlalu sering belajar di dalam kelas dengan kondisi formal kadang membuat mahasiswa jenuh. Hal tersebut sangat dirasakan terutama jika yang dipelajari adalah ilmu-ilmu eksak dan teori kebahasaan.

Merespon fenomena tersebut, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) merancang pembelajaran berbasis study club. Study Club dirancang selain sebagai perkuliahan anti-mainstream, juga sebagai tempat untuk mengakomodasi dan mengarahkan minat bakat mahasiswa untuk berkompetisi dalam perlombaan. Beberapa study club yang terkait dengan persiapan kompetisi adalah: media edukatif, karya ilmiah, fotografi, Bahasa Inggris, dan Sastra & Debat Bahasa Indonesia. Selain itu terdapat juga study club sains yang mengakomodasi pembelajaran sains SD dengan berbasis praktik di luar kelas.