Surakarta, 19 Mei 2025 – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menyelenggarakan kegiatan Sarasehan Alumni PGSD Berbagi Seri 4, dengan mengangkat tema “Transformasi Pembelajaran Kreatif dan Menggembirakan”. Kegiatan ini berlangsung secara luring di SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar Kartasura dan menghadirkan alumni inspiratif angkatan 2014, Wahyu Joko Santoso, S.Pd., Gr., sebagai narasumber utama.
Wahyu Joko Santoso, yang saat ini mengajar di SDN 2 Suroteleng, Selo, Boyolali, sekaligus dikenal sebagai content creator pendidikan, berbagi pengalaman mengenai strategi pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan di kelas. Dalam paparannya, Wahyu menekankan pentingnya peran guru sebagai inovator di era digital. Ia juga memberikan praktik langsung cara membuat konten edukatif yang sederhana namun menarik untuk disebarluaskan melalui media sosial sebagai sarana berbagi inspirasi antarpendidik.
Acara ini dibuka oleh Kaprodi PGSD FKIP UMS, Dr. Fitri Puji Rahmawati, M.Hum., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi pembelajaran merupakan kebutuhan penting yang harus dimiliki oleh para guru, terutama alumni PGSD. “Transformasi pembelajaran inilah yang sangat diperlukan oleh para guru, khususnya alumni PGSD UMS, agar mampu menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermakna,” ujar beliau.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SDIT Muhammadiyah Al-Kautsar Kartasura beserta para guru, yang menyambut baik penyelenggaraan acara ini sebagai ajang berbagi ilmu dan praktik baik antarpendidik. Kehadiran guru-guru dari lingkungan sekolah menambah suasana diskusi menjadi lebih dinamis dan aplikatif.

Sebagai penutup acara, dilakukan sesi foto bersama antara narasumber, dosen, guru, dan peserta sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kebersamaan dalam semangat transformasi pendidikan. Sarasehan Alumni PGSD Berbagi merupakan program rutin dari Prodi PGSD FKIP UMS yang bertujuan membangun jejaring antaralumni, memperkuat kontribusi nyata dalam dunia pendidikan dasar, serta menjadi ruang inspirasi bagi mahasiswa dan guru dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna.
