Mahasiswa PGSD UMS Borong Prestasi di Ajang PKP2 PTMA 2025

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Lomba Penilaian Kemajuan Pelaksanaan Program Pekan Kreativitas Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PKP2 PTMA) se-Indonesia tahun 2025 di Universitas Muhammadiyah Makassar secara daring. Dua tim yang melibatkan mahasiswa PGSD sukses membawa pulang gelar juara, menegaskan peran aktif calon guru masa depan dalam menghadirkan pembelajaran kreatif dan berbasis budaya.
🥇 Tim “Jawara Tech” Raih Juara 1 PKM PM1 2025
Tim yang diketuai oleh Ela Fitriana (PGSD 2023) berhasil meraih Juara 1 dengan karya berjudul “Jawara Tech: Peningkatan Literasi Bahasa Krama dan Aksara Jawa melalui Game Based Learning Terintegrasi IT di SD Muhammadiyah 16 Karangasem.”
Ela berkolaborasi bersama Ja’anur Lathifah dan Alfina Dwiyanti (keduanya PGSD 2023), serta dua mahasiswa dari Prodi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI), yaitu Naurah Qolbia Salamah dan Siti Sofia di bawah dosen pendamping Ibu Ika Candra Sayekti, S.Pd., M.Pd.
Melalui program tersebut, mereka menciptakan game edukatif yang membuat pembelajaran bahasa Jawa lebih menyenangkan dan dekat dengan kehidupan digital anak-anak SD.
“Lewat program ini, kami berharap dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar Bahasa Jawa dan Aksara Jawa lebih menyenangkan,” ungkap Ela dengan antusias.
“Program ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi mitra akan tetapi juga dapat mengasah kecakapan abad 21 mahasiswa dalam rangka upaya pemecahan masalah yang terjadi di sekitar mereka.” ujar Ika selaku dosen pendamping.
🥉 Tim “Jejak Sangiran di Tangan Gen Alpha” Sabet Juara Harapan 3
Prestasi berikutnya datang dari tim dengan karya “Jejak Sangiran di Tangan Gen Alpha: ‘Polisi Anak Purba’ sebagai Agen Muda Pelestari Cagar Budaya,” yang berhasil meraih Juara Harapan 3.
Dalam tim ini, tiga mahasiswa PGSD UMS angkatan 2023 turut berperan, yaitu Genta Pandu Wicaksana Naufal Ristofandi, Annisa Rahmawati, dan Anna Arbangatun Sholikhah.
Karya ini menanamkan nilai pelestarian cagar budaya sejak dini, memadukan pendidikan sejarah lokal dengan pengembangan karakter dimana siswa tidak hanya belajar tentang fosil dan manusia purba tapi juga belajar menjadi agen muda pelestari cagar budaya di lingkungannya.
Prestasi dari kedua tim ini membuktikan bahwa mahasiswa PGSD UMS tak hanya unggul dalam pembelajaran, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman dan peduli terhadap budaya bangsa.
Selamat kepada seluruh mahasiswa dan dosen pembimbing atas capaian gemilang ini! Semoga menjadi inspirasi bagi mahasiswa PGSD UMS lainnya untuk terus berkreasi, berinovasi, dan berkontribusi bagi pendidikan Indonesia.
#PGSDUMSCerdas #KampusBerdampak#PKMPM
