Rabu, 10 Desember 2025 — Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta turut memeriahkan pembukaan International Summit on Science, Technology and Humanity (ISETH 2025) dengan penampilan seni tari yang memukau. Acara berskala internasional ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara dan menjadi wadah kolaborasi akademik lintas disiplin.
Dalam sesi pembukaan, mahasiswa PGSD Debby Mazalina Ayu, Nabila Alia Fauziyah, dan Afifah Firdausi membawakan tari tradisional “Cunduk Menur” dari Banyuwangi. Tarian ini dikenal sebagai tari penyambutan yang mencerminkan keanggunan, keramahan, serta keindahan budaya Nusantara. Dengan kostum khas dan gerakan yang selaras, ketiga mahasiswa penari sukses menghadirkan suasana pembukaan yang hangat dan memikat perhatian seluruh peserta konferensi.

Penampilan ini tidak hanya menegaskan komitmen PGSD FKIP UMS dalam melestarikan seni dan budaya Indonesia, tetapi juga menunjukkan kemampuan mahasiswa untuk berkontribusi di forum internasional. Diharapkan keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan internasional seperti ini dapat terus menjadi motivasi untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperluas wawasan budaya.
